Pro-Kontra Indonesia Masuk 'Board of Peace' (BoP) di Tengah Krisis Gaza.



 Pengkaji: Warda Juli Pratiwi BR.Nasution

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Presiden RI Prabowo Subianto.Teropongnews(2026)

Langkah berani diambil oleh Pemerintah Indonesia dengan menyatakan kesiapan untuk memenuhi undangan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, guna mengisi kursi di organisasi Board of Peace (BoP) pada Kamis, 5 Februari 2026. Berdasarkan data yang dirilis secara resmi oleh Kementerian PANRB, entitas internasional ini memegang mandat eksklusif untuk mengendalikan gencatan senjata, pemulihan stabilitas keamanan, serta memimpin proyek rekonstruksi di wilayah Gaza, Palestina. Pengumuman ini langsung memicu gelombang diskusi di dalam negeri mengingat posisi Indonesia sebagai pendukung setia perjuangan Palestina.

Selain berperan sebagai badan perdamaian, BoP diposisikan sebagai katalisator strategis dalam penataan ulang tata kelola sipil di wilayah pascakonflik untuk menjamin transisi jangka panjang. Meski demikian, pembentukan dewan ini tidak lepas dari tekanan geopolitik. Di sejumlah negara anggota Uni Eropa menunjukkan sikap skeptis dan belum bersedia memberikan dukungan penuh. Bahkan, pemerintah Slovenia secara tegas menolak skema tersebut karena dinilai memiliki potensi besar dalam mengacaukan tatanan internasional yang telah mapan di bawah kerangka PBB.

Komersialisasi Perdamaian dan Skema Dana Fantastis

Di balik misi kemanusiaan yang diusung, operasional BoP menjadi sorotan tajam karena menerapkan sistem keanggotaan yang kontroversial. Negara-negara undangan memang diberikan akses cuma-cuma pada tiga tahun pertama, namun posisi sebagai Dewan Direksi permanen dibanderol dengan harga US$1 miliar (sekitar Rp17 triliun) yang wajib disetorkan secara tunai. Angka ini memicu spekulasi mengenai adanya komersialisasi perdamaian global yang sangat terpusat pada kekuatan modal.

Transparansi pengambilan keputusan di dalam dewan ini juga diragukan. Meskipun mekanisme suara mayoritas diberlakukan, Ketua Dewan dibekali Hak Veto Mutlak yang mampu membatalkan keputusan kolektif seluruh anggota. Struktur kepemimpinan yang bersifat sentralistik ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai akuntabilitas, kesetaraan, dan objektivitas dewan dalam menangani konflik sensitif seperti di Gaza yang penuh dengan kepentingan ekonomi-politik global.

Perdebatan Posisi: Antara Visi Kemanusiaan dan Resiko Politik

Dilihat dari kacamata diplomatik, keikutsertaan Indonesia merupakan upaya untuk memperluas ruang advokasi kemanusiaan bagi Palestina melalui jalur soft power. Dengan bergabung di BoP, Indonesia memiliki peluang untuk tampil sebagai peace broker yang menjembatani kepentingan negara berkembang di hadapan kekuatan Barat, sekaligus menjalankan amanat Pembukaan UUD 1945 dalam menjaga perdamaian dunia.

Namun, langkah ini tetap menyisakan celah kritik. Sejumlah pengamat memperingatkan bahwa keterlibatan ini dapat menjebak Indonesia dalam zona permainan politik global yang tidak selaras dengan prinsip dukungan terhadap kemerdekaan Gaza. Selain itu, efektivitas BoP masih diragukan karena organisasi ini belum memiliki kekuatan nyata untuk menghentikan aksi kekerasan atau memberikan perlindungan militer bagi warga sipil secara langsung.

Dampak dan Konsekuensi Bagi Indonesia

Bagi Indonesia, implikasi dari kebijakan ini akan sangat terasa pada stabilitas fiskal dan reputasi diplomatik di mata dunia Islam. Pengalokasian dana triliunan rupiah untuk kursi direksi BoP memicu desakan publik akan transparansi dan kejelasan manfaat bagi kepentingan nasional. Di sisi lain, Indonesia juga harus memastikan bahwa peran aktifnya di dalam dewan ini tidak mengorbankan kedaulatan politik luar negeri yang bebas dan aktif.

Pada akhirnya, keputusan untuk masuk ke dalam lingkaran pengaruh BoP bukan sekadar isu politik bilateral dengan Amerika Serikat, melainkan ujian bagi konsistensi moral Indonesia dalam menyeimbangkan antara ambisi peran global dan solidaritas kemanusiaan.

Daftar Pustaka

CNN Indonesia. (2026). Kemlu RI: Uang Rp17 Triliun Gabung Board of Peace Bersifat Sukarela. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260123130814-120-1320185/kemlu-ri-uang-rp17-triliun-gabung-board-of-peace-bersifat-sukarela

 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (2026). Presiden Prabowo Tandatangani Piagam Board of Peace, Tegaskan Peran Aktif Indonesia Jaga Implementasi Solusi Dua Negara. Menpan.Go.Id. https://www.menpan.go.id/site/berita-terkini/berita-daerah/presiden-prabowo-tandatangani-piagam-board-of-peace-tegaskan-peran-aktif-indonesia-jaga-implementasi-solusi-dua-negara

 Priambodo, D., & Monica, L. (2026). Indonesia terima ajakan Trump ikut Board of Peace bereskan Gaza. IDN Financials. https://www.idnfinancials.com/id/news/60692/indonesia-terima-ajakan-trump-ikut-board-of-peace-bereskan-gaza

 Salim, N. (2026). Keputusan Indonesia Bergabung dengan Board of Peace Dipertanyakan. Abc.Net. https://www.abc.net.au/indonesian/2026-01-30/kontroversi-indonesia-bergabung-dengan-board-of-peace/106281936

 

 

 

Komentar